Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Posted on

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif – Berikut ini pembahasan tentang perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif yang akan diuraikan secara lengkap dan dilengkapi dengan tabelnya, silahkan kalian simak pembahasan dibawah ini agar dapat memahami lebih jelas tentang perbedaannya sob!

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Secara umum penelitian kualitatif adalah serangkaian metode yang menekankan dalam sebuah aspek pemahaman yang lebih mendalam di suatu masalah dibandingkan dengan melihat suatu permasalahannya. Penelitian kualitatif ini juga merupakan penelitian riset yang bersifat deskripsi, lebih cenderung dengan menggunakan analisis dan lebih memperlihatkan pada proses maknanya. Sedangkan untuk penelitian kuantitatif bisa klik link berikut penelitian kuantitatif.

Pengertian Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Menurut Para Ahli

1. Menurut Sugiyono

Metode penelitian kualitatif adalah salah satu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme. Metode satu ini dipakai dalam meneliti sebuah kondisi obyek yang alamiah, (yang menjadi lawan eksperimen) di mana seorang peneliti sebagai instrumen kuncinya. Pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan cara purposive dan snowball, teknik pengumpulannya ini dengan menggunakan tri-anggulasi atau gabungan, analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan arti dibandingkan dengan generalisasi.

Sedangkan untuk metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada sebuah filsafat positivisme. Metode ini sering digunakan untuk meneliti terhadap sampel dan populasi penelitian, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan acak atau secara random sampling. Sedangkan untuk pengumpulan datanya dilakukan menggunakan sebuah cara dengan memanfaatkan instrumen penelitian yang digunakan. Analisis data yang digunakan bersifat kuantitatif atau bisa diukur guna untuk menguji hipotesis yang sudah ditetapkan sebelumnya.

2. Menurut Saryono

Baca Juga :  Pengertian Sejarah

Penelitian kualitatif adalah metode penelitian dengan melalui sebuah proses yaitu menyelidiki, menggambarkan, menjelaskan, menemukan kualitas dan juga keistimewaan dalam pengaruh sosial yang tidak bisa dijelaskan, diukur serta digambarkan dengan proses pendekatan kuantitatif.

3. Menurut Strauss dan Corbin

Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang dapat menghasilkan suatu data dari penemuan-penemuan yang tidak bisa diperoleh dengan prosedur-prosedur statistik dalam kuantifikasi atau (pengukuran).

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

1. Desain Penelitian

  • Kualitatif memiliki sifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif ini berlangsung selama dalam proses penelitian.
  • Kuantitatif sifatnya adalah khusus, terperinci, dan statis. Alur penelitian kuantatif ini telah direncanakan sebelumnya sejak awal dan tidak dapat berubah.

2. Analisis Data

  • Kualitatif bisa dianalisis selama proses penelitian itu berlangsung.
  • Kuantitatif bisa dianalisis pada tahap akhir sebelum adanya laporan.

3. Istilah Subjek Penelitian

  • Kualitatif mempunyai subjek penelitian yang sering disebut sebagai narasumber.
  • Kuantitatif mempunyai subjek penelitian yang sering disebut sebagai responden.

4. Cara Memandang Fakta

  • Kualitatif: Pada penelitian kualitatif memandang suatu “Fakta atau Kebenaran” tergantung dengan cara para peneliti menginterpretasikan data yang telah di teliti sebelumnya. Hal ini dikarenakan terdapat hal yang kompleks atau tidak dapat sekedar hanya dijelaskan oleh angka, seperti halnya pada perasaan manusia. Penelitian kualitatif berangkat dalam sebuah data yang nantinya akan dijelaskan oleh teori-teori yang telah relevan, guna menghasilkan teori yang menguatkan teori yang sudah ada.
  • Kuantitatif: Pada penelitian kuantitatif memandang suatu “Fakta atau Kebenaran” namun berada dalam suatu objek penelitian yang berada di luar sana. Para peneliti harus netral dan tidak memihak satu sisi saja. Apapun yang akan ditemukan di lapangan atau tempat penelitian, itulah fakta atau kebenarannya. Penelitian kuantitatif ini berangkat dengan sebuah teori menuju sebuah data.

5. Pengumpulan Data

  • Kualitatif: Dalam penelitian kualitatif lebih berfokus dengan sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih suatu kebenaran, sehingga penelitian tersebut para peneliti harus mengorek data sedalam-dalamnya dengan hal yang terjadi. Sehingga, kualitas penelitian kualitatif tidak perlu ditentukan oleh banyaknya seorang narasumber yang terlibat, namun seberapa dalam peneliti menggali atau mengorek informasi spesifik dari narasumber yang sudah dipilih.
  • Kuantitatif: Pengumpulan data yang diperoleh dengan serangkaian instrumen penelitian berupa tes maupun kuesioner. Data yang terkumpul selanjutnya akan dikonversikan menggunakan kategori atau kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian kuantitatif tersebut akan ditentukan oleh banyaknya responden penelitian yang terlibat didalamnya.
Baca Juga :  Pengertian Gunung Meletus

6. Representasi Data

  • Kualitatif: Hasil dari penelitian ini berupa interpretasi peneliti dalam suatu fenomena, sehingga laporan hasil penelitiannya akan lebih banyak mengandung sebuah deskripsi.
  • Kuantitatif: Hasil dari penelitian ini dipresentasikan kedalam bentuk hasil penghitungan matematis. Hasil penghitungannya akan dijadikan fakta yang telah terkonfirmasi. Keabsahan pada penelitian tersebut ditentukan menggunakan validitas dan juga reliabilitas instrumen yang dipakai sebelumnya.

7. Implikasi Hasil Riset

  • Kualitatif: Hasil penelitan kualitatif memiliki implikasi yang sangat terbatas pada situasi-situasi tertentu. Sehingga, hasil penelitiannya tidak dapat digeneralisasi dalam setting yang berbeda.
  • Kuantitatif: Hasil penelitian kuantitatif merupakan sebuah fakta atau teori yang berlaku secara umum (generalized). Kapanpun dan di manapun saja fakta itu berlaku.

8. Macam Metode

  • Kualitatif: Fenomenologi, etnografi, studi kasus, historis, dan grounded theory.
  • Kuantitatif: Eksperimen, survey, korelasi, regresi, analisis jalur, dan expost facto.

9. Tujuan Penelitian

  • Kualitatif: Memperoleh pemahaman yang mendalam, mengembangkan teori, mendeskripikan suatu realitas dan kompleksitas sosial.
  • Kuantitatif: Menjelaskan terkait dengan hubungan antar variabel, menguji teori, dan melakukan generalisasi fenomena sosial yang telah diteliti.

10. Jenis Data

  • Kualitatif: Deskriptif dan eksploratif
  • Kuantitatif: Numerik dan statistik

Tabel Perbandingan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Tabel Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
Tabel Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Contoh Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Contoh Penelitian Kualitatif

1. Survei Restoran
Restoran SeaFood ABC ingin mengetahui pendapat dari para pelanggan yang datang terhadap menu makanan yang ada pada restoran tersebut. Oleh karena itu, restoran SeaFood ABC mengeluarkan sebuah kuisioner yang berisikan pertanyaan-pertanyaan terbuka, contohnya seperti berikut ini :

  1. Makanan apa yang menjadi favorit Anda di restoran ini?
  2. Mengapa Anda memilih makanan itu?
  3. Makanan apa yang pernah Anda pesan, tetapi rasa makanannya kurang enak?
  4. Apakah penyebab rasa makanan yang kurang enak itu? (misal, kurang manis, atau terlalu asin)
  5. Makanan apa yang sangat Anda suka dan ingin memesannya, tetapi tidak ada pada menu restoran ini?
Baca Juga :  Pengertian HAM

Pada hasil kuisioner ini, bisa diambil dari kesimpulan yang dapat ditindak-lanjuti. Misalnya, sebagian besar responden telah menyatakan bahwa menu Mie Ayam rasanya tidak enak, dan juga menjawab bahwa menu Mie Ayam tersebut terlalu asin. Restoran SeaFood ABC bisa dengan mudah melakukan tindak lanjut, seperti dengan mengurangi garam pada Mie Ayam tersebut.

Contoh Penelitian Kuantitatif

1. Survei Kesehatan
Perusahaan XYZ ingin mengetahui tingkat kesehatan para pegawainya. Untuk itu, perusahaan akan membuat sebuah survei, yang sebagian besar pertanyaannya yaitu pertanyaan tertutup atau pilihan ganda. Contoh-contoh pertanyaan pada survei tersebut adalah sebagai berikut!

  1. Apakah anda saat ini merokok?
    ° Ya
    ° Tidak
  2. Seberapa sering anda meminum alkohol?
    ° Tidak pernah
    ° Satu kali dalam sebulan
    ° Dua kali dalam seminggu
    ° Tiga kali dalam seminggu
    ° Setiap Hari
  3. Apakah anda pernah memakai narkoba atau obat yang dilarang?
    ° Ya
    ° Tidak

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka akan didapatkan sebuah hasil survey dengan jumlah pasti atau positif. Kesimpulan yang nantinya diperoleh adalah berupa angka maupun persentase, seperti jumlah pegawai yang merokok adalah 60%.

Demikian penjelasan tentang perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, semoga bisa menjadi pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca. Semoga bermanfaat 🙂

Artikel Terkait :