Perbedaan Nabi dan Rasul, Tugas, Jumlah Nabi dan Rasul

Posted on

Perbedaan Nabi dan Rasul – Pembahasan kali ini adalah perbedaan nabi dan rasul, lalu pembahasan tugas nabi dan rasul, kemudian membahas jumlah nabi dan rasul yang akan dibahas dibawah ini…

1. Pengertian Nabi dan Rasul

  1. Nabi merupakan seorang manusia yaitu Hamba Allah SWT yang telah di berikan kepercayaan disebut wahyu dari Allah SWT tetapi nabi tidak diperintah untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya. Sehingga Wahyu tersebut yang telah diberikan Allah SWT untuk di amalkan bagi dirinya sendiri dan tidak memiliki kewajiban memberikan kepada umat atau kaum nabi.
  2. Rasul merupakan seeorang manusia yang telah diberikan kepercayaan dan diberikan Wahyu oleh Allah SWT untuk dapat diamalkan dan memiliki kewajiban menyampaikan wahyu tersebut kepada umat atau kaum rasul.

2. Perbedaan Nabi Dan Rasul

  • Nabi diberikan wahyu oleh Allah SWT hanya dapat di amalkan bagi dirinya sendiri, tetapi jika Rasul selain dapat mengamalkan wahyu bagi dirinya dan juga telah diperintahkan oleh Allah SWT menyampaikan kepada umatnya.
  • Jika seorang Rasul sudah pasti menjadi seorang Nabi tetapi seorang Nabi belum tentu menjadi Rasul.
  • Dapat dilihat dari jumlah Nabi bisa terbilang sangat banyak bahkan sampai mencapai ribuan, tetapi jika seorang Rasul jumlahnya sangat sedikit.
    Namun untuk kita sebagai umat Islam hanya wajib mengetahui jumlah para nabi hanya 25 nabi. Hal ini sudah di terangkan pada hadist diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dari Abi Dzar bahwasanya SAW pernah bersabda yang artinya yaitu “Pada saat diberi pertanyaan tentang jumlah nabi” Rasul SAW Menjawab jumlah para nabi yaitu ada 124.000, lalu jika jumlah rasul beliau menjawab hanya berjumlah yaitu 312“.
  • Nabi pertama yang telah di utus oleh Allah SWT pertama kali di bumi ialah Nabi Adam ‘alaihissalam, sedangkan untuk Rasul pertama yang telah di utus oleh Allah SWT pertama kali yaitu Nuh ‘alaihissalam. Kemudian untuk Nabi dan rasul yang terakhir yaitu (nabi rahmatal li’alamin) yang merupakan baginda Rasullullah Muhamad SAW.
  • Melihat pada jenjangnya rasul lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan seorang nabi. Rasul telah diutus oleh Allah SWT setelah beliau menjadi seorang nabi dan rasul keutamaannya lebih tinggi jika di bandingkan seorang nabi.
Baca Juga :  Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik Adalah?

Pada semua keseluruhan rasul yang ada di muka bumi, nabi Muhamad SAW lah yang diutus dan telah mendapatkan gelar Rasulullah artinya seorang nabi dan rasul yang mendapatkan kewajiban atas perintah oleh Allah SWT meliputi seluruh umat yang ada di muka bumi. Beliau juga merupakan nabi yang terakhir.

Bisa dilihat penjelasan diatas bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang nabi penutup atau terakhir artinya tidak akan ada lagi nabi sesudah beliau, maka dari itu kita jangan sampai dipengaruhi jika terdapat seorang yang mengaku-ngaku dirinya adalah seorang nabi, karena ini sudah jelas penjelasanya bahwa tidak akan ada lagi nabi dan rasul setelah beliau yaitu Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

3. Tugas Nabi dan Rasul

Tugas pokok seorang nabi dan rasul yaitu menyampaikan wahyu dan risalah dari Allah Swt untuk seluruh umat manusia.

Didalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 48, Allah Swt telah berfirman:

“Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk menyampaikan kabar gembira dan memberikan peringatan. Barangsiapa yang beriman dan melakukan perbaikan, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka akan bersedih hati”.

Tugas Nabi dan Rasul

  1. Mengajak manusia untuk menyembah Allah.
  2. Mengajarkan aqidah.
  3. Mengajarkan akhlak yang mulia.
  4. Mencerdaskan umat.
  5. Menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan.
  6. Mengajarkan arti hidup bermasyarakat.

Beriman Kepada Nabi dan Rasul

  1. Mengetahui riwayat/kisah kehidupan yang telah diajarkan.
  2. Membenarkan berita yang sudah disampaikan oleh para rasul.
  3. Mengamalkan syariat yang telah dibawanya.
  4. Mencintai dan membela para rasul dan nabi.
  5. Meneladani akhlak mereka.
  6. Menjalankan sunnah rasul.
  7. Banyak-banyak membaca shalawat atas baginda Nabi Muhammad Saw.

4. Jumlah Nabi dan Rasul

Untuk jumlah seorang Nabi yang telah diutus oleh Allah SWT kepada umat manusia itu banyak sekali, yaitu berjumlah 124.000. Dan diantara itu merupakan 315 Rosul.

Baca Juga :  Pengertian HAM-Secara Umum,Menurut Para Ahli, dan Contohnya

Hal ini telah disebutkan oleh hadits riwayat Abu Umamah, bahwasannya Abu Dzar radhiyallahu anhu pernah bertanya kepada seorang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

يا رسول الله: كم وفاء عدة الأنبياء ؟ قال : مِائَةُ أَلْفٍ وَأَرْبَعَةٌ وَعِشْرُونَ أَلْفًا الرُّسُلُ مِنْ ذَلِكَ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَخَمْسَةَ عَشَرَ جَمًّا غَفِيرًا “‏.

“Berapa seluruh jumlah para nabi.” Beliau menjawab: “Jumlah seorang para nabi yaitu 124.000 (seratus dua puluh empat ribu), 315 diantara itu merupakan seorang Rosul. Banyak sekali.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi. Dan sanad hadits ini telah dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani rahimahullah pada kitab Misykaatu al-Mashoobih).

Itulah jumlah keseluruhan seorang nabi dan rosul telah diutus oleh yg Allah SWT kepada umat manusia pada zaman Nabi Adam alaihissalam sampai yang terakhir Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Adapun nama-nama Nabi dan Rosul yg wajib diketahui terdapat dalam Al-Quran hanya sekitar 25 Nabi dan Rosul.

Berhubungan dengan jumlah Nabi dan Rosul hanya disebutkan yang terdapat dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tetapi di dalam Al-Quran tidak ada surah atau ayat yg menyebutkan tentang jumlah Nabi dan Rosul.

Wallahu a’lam bish-showab.

Itulah pembahasan tentang pengertian nabi dan rasul, perbedaan nabi dan rasul, tugas nabi dan rasul, jumlah nabi dan rasul. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan dan cara penyampaiannya, semoga bermanfaat🙂

Baca Juga :