Perbedaan DNA dan RNA

Posted on

Perbedaan DNA dan RNA (Tabel dan Struktur) – Semua makhluk hidup diseluruh dunia ini mempunyai cetak biru. Ya! Bukan hanya pada bangunan saja yang mempunyai cetak biru pada proses pembuatannya, manusia juga mempunyai cetak biru yang disebut sebagai DNA dan RNA.

DNA dan RNA merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari asam amino dan dapat menyimpan informasi biologis di dalamnya. Pada DNA dan RNA telah tersusun dari makromolekul yang sederhana dimana hal ini sangat penting sekali bagi pewarisan sifat manusia dan proses metabolisme tubuh.

Jika kalian ingin lebih jelas mengetahui DNA dan RNA atau kalian belum mengetahui bahwa keduanya tersebut memang benar-benar berbeda. Silahkan kalian simak penjelasan lengkapnya dibawah ini gaes!

dna dan rna
dna dan rna

Pengertian DNA dan RNA

DNA singkatan dari (deoxyribonucleic acid) atau disebut sebagai asam deoksiribosa nukleat (ADN) adalah sejenis dengan biomolekul yang dapat menyimpan dan menyandi sebuah instruksi-instruksi genetika pada setiap organisme dan banyak jenis virus yang merupakan asam nukelat didalamnya terdapat sebuah sel makhluk hidup. DNA juga terdiri berdasarkan suatu materi yang bisa membentuk kromosom-kromosom dan informasi genetik yang tersimpan pada tubuh makhluk hidup.

Sedangkan untuk RNA singkatan dari (ribonucleic acid) atau disebut sebagai asam ribonukleat adalah molekul polimer yang terlibat di berbagai peran biologis dalam suatu mengkode, dekode, regulasi, dan juga ekspresi gen. RNA juga merupakan sebuah makromolekul yang memiliki peran sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik.

Struktur DNA dan RNA

perbedaan DNA dan RNA
perbedaan DNA dan RNA

Orang yang pertama kali menemukan struktur DNA yaitu bernama James Watson bersama dengan rekannya Francis Crick. Struktur ini biasa dikenal juga dengan struktur rantai berganda Watson Crick. DNA merupakan molekul besar atau makro molekul yang berisikan dengan 2 rantai polinukleotida di antara satu dengan yang lain saling berhubungan. Masing-masing pada nukleotida tersebut akan membentuk sebuah tiga susunan.

Baca Juga :  Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik

Tiga susunan yang dimaksud seperti Gula Pentose, Nitrogen dan Gugus Fosfat. Sedangkan untuk basa Nitrogen sendiri terdapat sebuah basa Primidin dan basa Purin. Di dalam basa Primidin terdapat basa Timin dan basa Sintosin. Sedangkan untuk di dalam basa Purin ada sebuah Adenin dan juga Guanin.

Kemudian untuk strutur RNA terdiri berdasarkan dari sebuah rantai Poliribonukleotida. Sedangkan basa yang umum ada di dalam sebuah Adenin (A), Urasil (U), Guanin (G) dan juga sitosin (C). Letak pada RNA sendiri yaitu berada di dalam Nukleus atau Sitoplasma sel. Bentuk RNA relatif lebih banyak jika dibandingkan dengan DNA.

Berat molekul yang terdapat pada RNA yaitu sekitar 25.000 hingga jutaan. Secara umum, RNA berisikan sebuah Polinukleotida yang mempunyai sifat tunggal. Tetapi, bagian pada rantai yang umum terlipat membentuk daerah heliks ganda yang mempunyai kandungan pasangan basa A:U dan G:C.

Bentuk pada molekul RNA sangat berbeda dengan bentuk DNA. Bentuk RNA merupakan sebuah pita tunggal dan tidak mempunyai pilin. Masing-masing pita yang ada pada RNA adalah Polinukleotida yang tersusun dari berbagai Ribonukleotida (r). Kemudian yang menyusun Ribonukleotida sendiri yaitu basa Nitrogen, Gula Ribosa dan Asam Fosfat.

Basa yang berasal dari Nitrogen RNA terdiri berdasarkan basa Purin dan basa Pirimidin. Basa Purin di sini hampir sama dengan DNA yang terbentuk oleh Adenin dan Guanin. Sementara untuk basa Pirimidin yang berbeda dari DNA itu sendiri terdiri dari Urasil dan Sitosin.

RNA mempunyai tulang punggung yang tersusun berdasarkan deretan Ribosa dan Fosfat. Ribonuleotida pada RNA ada secara bebas di dalam Neukleoplasma yang mempunyai bentuk Neukleosida Trifosfat.

Perbedaan DNA dan RNA

  • Basa nitrogen yang terkandung didalam DNA disusun oleh sebuah purin yang berasal dari susunan Guanin (G) dan Adenin(A) juga pirimidin yang berasal dari susunan Cytocine(C) dan Timin (T). Sedangkan untuk basa nitrogen RNA disusun oleh sebuah purin Guanin (G) dan Adenin(A), juga Pirimidin Uracyl (U) dan Cytocine(C).
  • DNA memiliki rantai panjang dan ganda berpilin (double helix), sedang pada RNA memiliki sebuah rantai tunggal dan pendek.
  • DNA bisa ditemukan pada kloroplas, mitokondria, dan nukleus. Sedangkan untuk RNA bisa ditemukan pada ribosom (r-RNA), sitoplasma (t-RNA), dan di nukleus (m-RNA).
  • DNA memiliki sebuah peranan untuk mewariskan sifat serta mensintesis protein. Sedangkan RNA memiliki peranan hanya untuk mensintesis protein saja.
  • Komponen gula yang menyusun DNA merupakan Deoksiribosa sedangkan gula yang menyusun RNA yaitu Ribosa.
  • Jenis basa nitrogen pada DNA yaitu Purin (adenin dan guanin), gugus fosfat dan juga Pirimidin (sitosin dan timin), sedangkan untuk RNA yaitu Purin (adenin dan guanin) dan Pirimidin (sitosin dan urasil).
  • DNA merupakan gugus asam amino rantai ganda, sedangkan RNA merupakan gugus asam amino rantai pendek.
  • Bentuk DNA biasanya lebih panjang dengan memiliki bentuk membulat, Sedangkan RNA lebih pendek dan bentuknya lebih tipis.
  • Kadar DNA mempunyai sifat statis atau tidak berubah karena tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein atau juga aktivitas genetis., sedangkan kadar RNA bisa berubah karena terdapat aktivitas sintesis protein.
  • Bentuk DNA seperti pita spiral ganda, sedangkan bentuk RNA menyerupai pita tunggal.
Baca Juga :  Ciri Ciri Makhluk Hidup

Tabel Perbedaan DNA dan RNA

Jika kalian belum memahami perbedan DNA dan RNA dengan lebih jelas, silahkan lihat tabel perbedaan DNA dan RNA untuk lebih jelasnya dibawah ini:

Perbedaan DNA RNA
Bentuk rantai panjang , ganda, dan berpilin (double heliks) rantai pendek, tunggal, dan tidak berpilin
Fungsi Mengendalikan faktor keturunan dan sebagai materi genetik (bahan baku) untuk sintesis protein sintesis protein. Mengendalikan sintesis protein
Letak Berada dalam nukleus, kloroplas, mitokondria Berada dalam nukleus, sitoplasma, kloroplas, mitokondria
Komponen Gula Deoksiribosa Ribosa
Ukuran Panjang Pendek
Jenis Basa Nitrogen Purin (adenin dan guanin) gugus fosfat. dan Pirimidin (sitosin dan timin) Purin (adenin dan guanin) dan Pirimidin (sitosin dan urasil)
Kadar Tetap, tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein. Berubah-ubah sesuai sesuai dengan jumlah sintesis protein yang dibutuhkan.
Keberadaannya Permanen. Periode pendek karena mudah terurai.

Fungsi DNA

  • Membawa sebuah materi genetika dari generasi sebelumnya menuju generasi berikutnya.
  • Mengontrol kehidupan secara langsung atau tidak.
  • Berfungsi sebagai auto katalis atau penggandaan diri.
  • Berfungsi sebagai heterokatalis atau bisa melakukan sintetis terhadap senyawa lain.

Fungsi RNA

  • Berfungsi sebagai penyimpan informasi.
  • Berfungsi ebagai perantara antara DNA dan protein pada proses ekspresi genetik karena berlaku pada organisme hidup.

Demikian penjelasan mengenai Perbedaan DNA dan RNA (Tabel dan Struktur), semoga dapat menjadikan pengetahuan untuk kalian setelah membaca dan memahami materi diatas. Semoga bermanfaat 🙂

Artikel Lainnya: