Pengertian Algoritma, Sejarah dan contohnya Lengkap!

Posted on

Berbicara mengenai tentang algoritma, pada kesempatan kali ini akan membahas tentang pengertian, sejarah dan contoh yang akan dijelaskan secara lengkap dibawah ini. Silahkan kalian simak penjelasannya!pengertian algoritma

Pengertian Algoritma

Pengertian algoritma adalah susunan logis dan sistematis yang dipakai untuk memecahkan suatu permasalahan yang terjadi atau tertentu. Jadi pada setiap susunan logis yang telah diurutkan berdasarkan sistematika tertentu yang digunakan untuk suatu penyelesaian masalah dapat digolongkan suatu algoritma.

Contohnya seperti langkah–langkah memasak mie intan, langkah–langkah sistematis yang akan dipakai dalam memasak mie instan dapat tergolong kedalam algoritma, hal ini karena soal penyelesaian masalah yaitu permasalahan lapar yang telah dirasakan seseorang dengan memasak mie instan.

Jika pada dunia komputer, algoritma adalah sistem kerja komputer yang terdapat sekumpulan perintah yang telah terintegrasi dengan brainware, software, dan hardware. Jika tidak menggunakan bagian sistem tersebut, sebuah komputer tidak bisa dioperasikan.

  • Algoritma di Dalam Pemrograman

Pada dunia pemrograman, algoritma dipakai untuk membangun suatu macam software yang akan digunakan pada sebuah komputer. Dalam penerapannya sistem algoritma pada pembuatan software biasanya digunakan dengan beberapa jenis bahasa pemrograman seperti java, C++, PHP, HTML, dan bahasa pemrograman yang lainnya.

Jika tidak menggunakan algoritma yang tepat, susunan pada sintax atau coding dalam bahasa pemrograman yang telah dirancang tidak akan bisa berjalan.Karena semua syntak atau coding yang telah dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman di atas harus dirancang sepenuhnya oleh algoritma yang tepat.

Disaat aktivitas membuka software aplikasi sampai kedalam fungsi-fungsi software yang dibuat oleh developer tersebut, semua fungsi pada software dirancang oleh algoritma pemrograman.

Baca Juga :  Kata Majemuk - Pengertian, Contoh, Arti dan Ciri Ciri

Perlu Anda ingat! bahwa algoritma sangat jauh perbedaannya dengan logaritma pada ilmu matematika. Algoritma merupakan susunan atau langkah-langkah sistematis yang dijalankan untuk penyelesaian suatu masalah tertentu, sedangkan jika logaritma pada ilmu matematika adalah kebalikan dari eksponensial atau pemangkatan.

Walaupun berbeda, pada setiap kasus pemrograman, logaritma sering digunakan sebagai beberapa bagian pada sebuah algoritma pemrograman.

Sejarah Algoritma

Algoritma berasal dari sebuah nama penulis buku, yaitu Abu Ja`far Muhammad Ibnu Musa Al-Khwarizmi berasal dari kota Uzbekistan. Orang Barat menyebut nama Al-Khwarizmi dengan panggilan Algorism.

Kemudian Al-Khwarizmi menulis buku yang memiliki judul Al Jabar wal-Muqabala artinya `Buku Pemugaran dan Pengurangan` (The book of Restoration and Reduction). Pada sebuah judul buku tersebut, kita telah memperoleh kata “aljabar” atau biasa disebut algebra.

Abu Abdullah Ibnu Musa al-Khawarizmi (770M-840M) lahir di kota Khawarizm (Kheva), di selatan Sungai Oxus (saat ini menjadi kota Uzbekistan) pada tahun 770 M.

Al Khawarizmi adalah salah satu ilmuan terkenal pada zaman beliau. Banyak cabang ilmu matematika yang telah berhasil ditemukan beliau, seperti astronom dan geografer.

Zaman dahulu algoritma adalah istilah yang merujuk pada aturan-aturan aritmetis yang dapat menyelesaikan permasalahan menggunakan bilangan numeric Arab.

Contoh Algoritma

1. Menghitung Luas Segitiga

Contoh Algoritma Menghitung Luas Segitiga dibawah ini:

Analisis :

Input : a (alas) dan t (tinggi)
Luas Segitiga = a*t/2

Algoritma :

  • Tuliskan nilai alas (a) dan nilai tinggi segitiga (t).
  • Lalu pada saat menghitung luas menggunakan rumus alas dan tinggi yang telah ditentukan.
  • Untuk rumus yang akan menghitung Luas Segitiga yaitu L = 1/2*a*t.
  • Nilai L (Luas) akan terbilang sebagai output pada perangkat output (keluaran).

2. Menghitung Keliling Lingkaran

Contoh Algoritma Keliling Lingkaran dibawah ini:

Analisis :

Input : r (jari-jari lingkaran) dan phi
Keliling Lingkaran K=2*phi*r

Algoritma :

  • Menetapkan sebuah nilai phi = 3.14.
  • Menghitung jari-jari pada lingkaran.
  • Untuk rumus ketika akan menghitung Keliling Lingkaran yaitu K=2*phi*r.
  • Nilai K disebut (Keliling Lingkaran ) akan terbilang sebagai output pada perangkat output (keluaran).

3. Menghitung Luas Persegi Panjang

Contoh Algoritma Luas Persegi Panjang dibawah ini:

Analisis :

Input : p (panjang) dan l (lebar)
Luas Persegi Panjang L = p*l

Algoritma :

  • Inputkan panjang (p).
  • Inputkan lebar (l).
  • Untuk rumus pada saat menghitung Luas persegi panjang yaitu L= p*l.
  • Jadi nilai L (Luas ) akan terbilang sebagai output pada perangkat output (keluaran).

Demikian pembahasan tentang pengertian algoritma, sejarah algoritma dan contoh algoritma, semoga bermanfaat dan dapat berguna untuk suatu pembelajaran🙂

Baca Juga :  Inilah Perbedaan Mitosis dan Meiosis Dalam Bentuk Tabel

Baca Juga :

5/5 (2)