Penelitian Kuantitatif – Pengertian, Contoh, Jenis dan Metode

Posted on

Penelitian Kuantitatif  –  Apa kamu ingin mengetahui lebih jelas mengenai Pengertian, Contoh, Jenis dan Metode dari penelitian kuantitatif ? karena mungkin kebanyakan orang belum mengetahui dan memahami secara detail penelitian kuantitatif. Silahkan kalian simak penjelasannya secara lengkap dibawah ini!

penelitian kuantitatif
penelitian kuantitatif

Pengertian Penelitian Kuantitatif

Penelitian Kuantitatif merupakan sebuah metode penelitian yang lebih menekan pada aspek pengukuran dengan cara yang terstruktur didalam fenomena social. Untuk dapat melakukan pengukuran tersebut, pada setiap fenomena social akan di susun kedalam beberapa komponen masalah, variable dan juga indikator.

Pada setiap variable yang sudah disusun dan diukur dengan memberikan sebuah symbol-symbol dan angka yang pastinya berbeda – beda sesuai dari kategori informasi yang memiliki terkaitan dengan variable tersebut. Dengan memakai symbol atau angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dapat digunakan sehingga akan menghasilkan sebuah kesimpulan yang belaku umum pada suatu parameter.

Menurut Para Ahli

Definisi penelitian kuantitatif menurut para ahli yang akan diuraikan dibawah ini :

1. Kasiram (2008)

Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang memakai proses data-data berupa sebuah angka sebagai alat menganalisis dalam melakukan kajian penelitian, terutama pada hal yang sudah di teliti.

2. Nana Sudjana dan Ibrahim (2001)

Penelitian kuantitatif merupakan sebuah penelitian yang dilandasi oleh faktor asumsi, lalu akan menentukan sebuah variabel, dan berikutnya dianalis dengan memakai metode-metode penelitian yang sudah valid, terutama yang terpenting pada penelitian kuantitatif.

3. Suriasumantri (2005)

Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang dilakukan dengan memakai kajian pemikiran yang bersifat ilmiah. Kajian ini memakai proses logico-hypothetico-verifikatif pada setiap langkah-langkah penelitian yang sedang berlangsung.

Pada penjelasan penelitian kuantitatif menurut para ahli diatas, bisa disimpulkan bahwa penelitian kuantitatif adalah sebuah penelitian yang memakai angka pada setiap proses perhitungan dan analisis hasil penelitian.

Contoh Penelitian Kuantitatif

CONTOH PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF
A. Judul Proposal Penelitian

Pengaruh Bermain Game Online Pada Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Playen.

B. Latar Belakang Masalah

Keberadaan game online saat ini memang sudah mempengaruhi aktivitas keseharian khususnya kalangan remaja usia sekolah. Kondisi yang seperti ini bisa dibuktikan dengan kecenderungan para remaja khususnya yang duduk pada Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menghabiskan waktunya hanya bermain game online.

Fakta ini memang sangat memprihatinkan sekali, karena seharusnya remaja usia sekolah (SMA) seperti mereka banyak meluangkan waktunya untuk beraktivitas yang positif seperti belajar. Pada perspektif sosiologi, seseorang yang menjadikan game online sebagai prioritas utama akan cenderung masa perkembangannya menjadi pribadi egosentris dan individualis.

Kedua sifat tersebut sudah jelas sangat berbahaya bagi perkembangan setiap individu untuk ke depannya. Berdasarkan hasil observasi para penelitian yang dilakukan pada tanggal 22-24 Februari 2018 di kelas X A-C SMA N 1 Playen telah dikemukakan beberapa masalah. Pertama, 60% siswa yang duduk di kelas X A-C SMA N 1 Playen hanya meluangkan waktunya dengan bermain game online.

Persentase tersebut telah diperoleh dari pengambilan data dengan menggunakan sebuah instrumen berupa angket. Kedua, aktivitas belajar pada siswa kelas X A-C SMA N 1 Playen masih tergolong didalam kategori rendah dimana beberapa siswa masih melakukan kegiatan yang lain ketika pembelajaran. Diantaranya yaitu hanya bermalas-malasan, tidur, bermain handphone, dan bermain.

Kedua permasalahan tersebut pasti bisa menghambat pencapaian tujuan yang kognitif, afektif dan psikomotorik pada pembelajaran. Oleh sebab itu, harus diadakan sebuah penelitian yang judul “Pengaruh Bermain Game Online Pada Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Playen”.

C. Pembatasan Masalah

1. Tingginya tingkat intensitas bermain game online yang dilakukan para siswa kelas X A-C SMA N 1 Playen.
2. Rendahnya motivasi dalam pembelajaran siswa kelas X A-C SMA N 1 Playen.

D. Rumusan Masalah

1. Adakah pengaruh bermain game online pada motivasi belajar siswa kelas X SMA N 1 Playen?

E. Kajian Teori

Berdasarkan permasalahan yang telah dipilih, maka pada proposal penelitian ini harus dicantumkan dua teori yaitu tentang motivasi belajar dan game online. Kajian teori tentang motivasi belajar berlandasan dari pengertian, fungsi, jenis, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi dan upaya dalam meningkatkannya. Kemudian, kajian teori pada game online meliputi pengertian, jenis dan dampak yang diperoleh.

F. Hipotesis

1. Ada beberapa pengaruh positif dan signifikan pada variabel bermain game online dengan motivasi belajar siswa kelas X A-C SMA N 1 Playen.

G. Desain Penelitian

Penelitian ini berdesain ex-post facto, dimana peneliti harus berusaha dalam meneliti sesuatu fakta yang sudah terjadi di lapangan. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini adalah kuantitatif sehingga akan menghasilkan sebuah data yang berupa kumpulan angka.

H. Populasi dan Sampel

1. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X A-C SMA N 1 Playen yang berjumlah 150 orang.
2. Sampel pada penelitian ini akan mengambil masing-masing 20 orang dari setiap kelas dalam membuatnya sebagai subjek. Pengambilan siswa tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling, dimana responden dipilih dari peneliti secara random.

I. Instrumen Pengumpulan Data

Peneliti akan melakukan pengumpulan data yang diperoleh dari responden dengan memakai instrumen berupa angket tertutup. Pada angket ini sudah disusun berbagai pertanyaan tentang variabel yang diteliti, yaitu bermain game online dan motivasi belajar.

J. Validitas data

Pengujian data hasil penelitian ini memakai empat validitas yaitu isi (content), konstruk (construct), konkuren (Concurrent) dan prediksi (predictive). Alat ukur yang dipakai pada peneliti ini untuk menguji validitas data penelitian yaitu Product Moment dari Karl Pearson.

Jenis Penelitian Kuantitatif

1. Eksperimen

Eksperimen merupakan jenis penelitian untuk mencari suatu hubungan kausalitas (sebab dan akibat). Pada penelitian eksperimen peneliti harus mengontrol atau mengubah mengenai besar kecilnya variabel independen (penyebab) pada penelitian.

Contohnya : Penelitian tentang studi pada pemanfaatan minyak bulus dari ekstraksi jenis hewan bulus untuk menghaluskan dan mengencangkan kulit.

2. Survei

Survai merupakan metode penelitian dalam memperoleh informasi mengenai karakteristik, tindakan, dan pendapat yang mewakili populasi dari kuesioner atau wawancara peneliti tidak mempunyai upaya untuk memberikan perlakuan khusus pada variabel didalam proses penelitian.

Contohnya : Penelitian Mengenai Potensi Bintaro (Cerbera Odollam) dari serangan Ulat tritip (Plutella maculipennis) dan Pertumbuhan sayur Sawi Hijau (Brassica rapa var parachinensis).

3. Deskriptif Kuantltatif

Deskriptif kuantltatif merupakan jenis penelitian yang tujuannya untuk menggambarkan atau melakukan deskrpsi terhadap angka-angka yang sudah diolah sesuai standardisasi.

Contohnya : Penelitian Tentang Pengaruh Potensial Sel dan Laju Alir pada Upaya Optimasi Sel Fotoelektrodegradasi Reaktor Portable Limbah Cair Tekstil.

4. Eksplanatif

Eksplanatif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan variabe-varjabeI yang mempunyai kecenderungan tertentu sebagai akibatnya terdapat sebuah variabel bebas.

Contohnya : Penelitian Tentang Uji Efektivitas Sterilisasi dan Desinfeksi Ventilator Mekanik di RSUD Dr. Ahmad Jaka.

5. Komparatif

Kompratif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk membandingkan dua gejala atau Iebih. Seperti pada bentuk variabel yang sama untuk sebuah sampel berbeda atau variabel berbeda untuk sampel yang sama.

Contohnya : Pengaruh Ekstrak Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus Benth) Pada Gambaran Histologis Testis Mus musculus yang di Produksi Minyak Goreng Pemanasan Berulang.

6. Eksploratif

Eksploratif merupakan jenis penelian kuantitatf yang tujuannya adalah mengenali variabel tertentu dan suatu fenomena sosial yang akan diketahui artinya.

Contohnya : Penelitian Tentang tingkat keberhasilan pemberdayaan generasi muda dengan budidaya cacing tanah (lumbricus rubellus) pada produk turunan pakan probiotik “kantik-omega” di Kecamatan SumberAgung, propinsi Bandar Lampung.

7. Korelasion

Korelasion merupakan jenis penelitian yang tujuannya adalah menyelidiki sejauh mana dari dampak variasi- variasi sebuah faktor berkaitan dengan variasi-variasi lain pada satu faktor atau Iebih.

Contohnya : Penelitian Tentang Tingkat Keberhasilan Maysarakat dengan Kelas CERDAS (Collaborative Learning English and Nationalism) dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan Jiwa Nasionalisme terhadap Anak-Anak Bantaran Sungai Bengawan Solo.

Metode Penelitian Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif didalam ilmu sosial yang akan dijelaskan di sini bersumber dari buku Earl R. Babbie yang berjudul ”The Practice of Social Reseach”. Metode penelitian kuantitatif ini memakai data numerik dan menekankan proses penelitian dalam pengukuran hasil yang objektif dengan menggunakan analisis statistik.

Fokus metode kuantitatif yaitu mengumpulkan sebuah data set dan melakukan generalisasi untuk menjelaskan suatu fenomena khusus yang disebabkan oleh populasi.

Mengapa Melakukan Penelitian Kuantitatif?

Tujuan pada penelitian kuantitatif yaitu untuk menentukan hubungan antar variabel pada suatu populasi. Desain penelitian kuantitatif terdapat dua macam yakni deskriptif dan eksperimental.

Studi kuantitatif deskriptif yaitu melakukan pengukuran hanya sekali saja. Maksudnya adalah relasi antar variabel yang diselidiki hanya berlangsung sekali. Sedangkan pada studi eksperimental melakukan pengukuran antar variabel sebelum dan sesudahnya untuk melihat suatu hubungan sebab-akibat dari fenomena yang telah diteliti.

kelebihan dan kekurangan metode penelitian kuantitatif.

Kelebihan metode penelitian kuantitatif:

  • Mendukung studi ilmu sosial yang cakupannya berupa makro karena dapat melibatkan suatu subjek penelitian pada jumlah yang besar. Banyaknya subjek secara individu maupun kelompok yang telah terlibat mendukung proses generalisasi.
  • Mempunyai modal untuk meraih objektivitas dari hasil penelitian. Secara umum, penelitian kuantitatif didesain untuk menghasilkan sebuah penjelasan yang bersifat umum atau general pada sebuah fenomena.
  • Bisa mengaplikasikan angka rata-rata pada suatu perhitungan sehingga desain penelitian dapat direplikasi dan dianalisis relevansinya pada tempat lain.
  • Dapat melalukan studi perbandingan secara objektif dan tersusun.
  • Potensi bias yang bersifat personal dapat dihindari dengan cara peneliti menjaga jarak dari partisipan yang diteliti dan menggunakan cara dengan software komputer ketika akan menganalsis.

Kekurangan metode penelitian kuantitatif:

  • Seringkali meninggalkan detail konteks sosial yang telah diteliti.
  • Pendekatannya statis dan rigid sehingga tidak bisa fleksibel ketika peneliti berada di lapangan.
  • Mempunyai potensi bias yang bersifat struktural karena rumusan masalah yang dibuat biasanya hanya membuat kepentingan peneliti tanpa perlu mempertimbangkan permasalahan yang sebenarnya dirasakan oleh partisipan.
  • Hasil penelitian biasanya kurang detail pada menjelaskan perilaku dan motivasi tindakan setiap individu.
  • Peneliti bisa melakukan pengumpulan data yang ruang lingkupnya sempit dan superfisial.
  • Hasil penelitian mempunyai kualitas penjelasan yang sangat terbatas pada deskripsi numerik dan sangat kurang detail pada mengelaborasikan aspek persepsi manusia.
  • Hasil penelitian biasanya memperlihatkan hasil laboraturium daripada hasil nyata yang telah terjadi di lapangan.

Itulah pembahasan mengenai Penelitian Kuantitatif  yang diuraikan secara lengkap Pengertian, Contoh, Jenis dan Metode Penelitian Kuantitatif, semoga bisa menambah pengetahuan kamu yang belum mengetahui sebelumnya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga :

5/5 (3)