Lensa Cekung – Sifat, Rumus, Sinar Istimewa, Fungsi dan Contoh Soal

Posted on

Lensa Cekung – Materi yang membahas tentang sifat, rumus, sinar istimewa, fungsi, dan contoh soal lensa cekung secara lengkap. Sebelum masuk kedalam pembahasannya, silahkan lihat pengertiannya dibawah ini gaes!

Lensa Cekung

Pengertian

Lensa cekung merupakan sebuah lensa yang pada bagian tengahnya lebih tipis dibandingkan dengan bagian tepinya yang lebih tebal. Lensa cekung umumnya memiliki bentuk lingkaran, walaupun ada sebagian lensa cekung yang tidak berbentuk lingkaran. Lensa cekung ini mirip sekali seperti lensa cembung, biasanya terbuat dari kaca maupun plastik sehingga lensa memiliki sebuah indeks bias lebih besar dibanding indeks bias udara.

Lensa ini memiliki sifat dengan menyebarkan cahaya yang disebut lensa divergen. Ciri-ciri dari lensa ini sendiri dapat dengan mudah dilihat dari bentuknya, yakni memiliki ciri-ciri tebal pada bagian tepi dan tipis pada bagian tengah.

Pengertian Lensa Cekung

Cahaya yang melewati lensa ini diarahkan ke bagian tepi lensa atau menjauhi pada bagian sumbu lensa. Sinar datang yang sejajar dikenakan dalam lensa cekung, sinar-sinar akan dapat menyebar seolah berasal pada satu titik yakni Titik Fokus. Titik fokus ini terletak pada bagian sisi yang sama dengan sinar yang datang sehingga titik fokus ini memiliki sifat maya maupun semu dan mempunyai nilai negatif.

Sifat-Sifat Bayangan

Berikut beberapa sifat-sifat bayangan pada lensa cekung dibawah ini :

  1. Lensa cekung mempunyai sifat menyabarkan maupun memancarkan sinar-sinar yang datang atau (divergen) sehingga bisa disebut dengan lensa negatif.
  2. Lensa cekung mempunyai sebuah dua titik api (titik fokus) maya dan terletak sama jauh dengan titik pusat optik.

Jenis-Jenis

Jenis Lensa Cekung

Terdapat 3 jenis lensa cekung yang dapat kita lihat pada gambar diatas, adalah cekung ganda, cekung datar, dan meniskus cekung.

Bentuk pada lensa cekung, yaitu :

Lihat Materi Lainnya :  Lensa Cembung - Pengertian, Sifat Bayangan, Rumus dan Sinar Istimewa
  1. Bikonkaf maupun cekung – cekung
  2. Plankonkaf maupun cekung – datar
  3. Konveks – konkaf maupun cekung – cembung

Sinar Istimewa

Sinar Istimewa Lensa Cekung

Sinar istimewa yang berada pada lensa ini yang bisa kita lihat pada gambar diatas, berikut penjelasannya!

1. Sinar datang sejajar dengan sumbu utama yang akan dibiaskan seolah-olah berasal pada sebuah titik fokus (di depan lensa).

Sinar Istimewa Lensa Cekung 1

2. Sinar datang yang seolah-olah menuju pada titik fokus lensa pertama (F1) yang akan dibiaskan sejajar dengan sumbu utama.

Sinar Istimewa Lensa Cekung 2

3. Sinar yang datang melalui sebuah pusat optik lensa (O) yang tidak dibiaskan.

Sinar Istimewa Lensa Cekung 3

Sifat

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa lensa cekung dapat menyebarkan cahaya maupun lensa divergen. Karena sinar yang datang dengan sejajar sumbu utama akan dapat dibiaskan dengan menyebar seakan-akan berasal dalam sebuah satu titik.

Sifat Lensa Cekung

Lensa ini memiliki 2 titik fokus, yakni Titik fokus aktif (F1) yang berada pada depan lensa dan titik fokus pasif F2 yang berada pada belakang lensa. Karena fokus aktif lensa cekung (F1) berada di bagian depan lensa maka fokus aktif lensa ini adalah Fokus Maya maupun jarak fokus lensa cekung (F) selalu memiliki sebuah tanda Negatif, oleh karena itu bisa disebut sebagai lensa negatif.

Rumus

Sama seperti dengan lensa cembung, dalam lensa yang satu ini berlaku suatu rumus sebagai berikut :

Rumus Lensa Cekung

 

Keterangan:

  • s′ = jarak bayangan
  • s′ = (+) positif atau bayangan nyata
  • s′ = (-) negatif atau bayangan maya
  • s = jarak benda
  • f = jarak titik api atau bernilai negatif

Perbesaran (m), rumusnya sebagai berikut :

Rumus Perbesaran Lensa Cekung

 

Keterangan:

  • h′ = (–) negatif atau bayangan terbalik
  • h′ = (+) positif atau bayangan tegak
  • m = (+) positif atau bayangan tegak
  • m = (–) negatif atau bayangan terbalik
Lihat Materi Lainnya :  Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Pembentukan Bayangan

1. Benda yang terletak lebih jauh pada sebuah titik pusat kelengkungan lensa ( 2F1 )

Pembentukan Bayangan Lensa Cekung 1

Bayangan diatas terbentuk dengan bersifat maya, tegak, diperkecil, maupun terletak di bagian antara O dan F1.

2. Benda yang terletak dibagian antara titik pusat kelengkungan lensa (2F1 ) maupun pada titik fokus lensa (F1)

Pembentukan Bayangan Lensa Cekung 2

Bayangan diatas terbentuk dengan bersifat maya, tegak, diperkecil maupun terletak dibagian antara F1 dan O.

3. Benda yang terletak dibagian antara pada titik fokus (F1)  dan O

Pembentukan Bayangan Lensa Cekung 3

Bayangan diatas terbentuk dengan bersifat maya, tegak, diperkecil, maupun terletak dibagian antara F1 dan O.

Ruang

Untuk dapat lebih memudahkan pemeriksaan dalam sifat bayangan, kita akan bagi menjadi sebuah ruang benda dan juga ruang bayangan. Ruang benda dibagi menjadi empat ruangan, sebagai berikut :

Ruang Pada Lensa Cekung 1

Keterangan:

  1. Ruang antara O dan F2 ialah sebuah ruang benda I.
  2. Ruang antara 2F2 dan F2 ialah sebuah ruang benda II.
  3. Ruang diatas 2F2 ialah sebuah ruang benda III.
  4. Ruang yang terdapat dibagian belakang lensa (dibelakang O) ialah sebuah ruang benda IV.

Pada posisi ruang bayangan dalam lensa kebalikan dari posisi pada ruang benda. Ruang bayangan ini dibagi menjadi empat ruangan, sebagai berikut :

Ruang Pada Lensa Cekung 2

Keterangan:

  1. Ruang dibagian depan lensa ialah sebuah ruang bayangan IV.
  2. Ruang dibagian belakang lensa diantara O dan F1 ialah sebuah ruang bayangan I.
  3. Ruang dibagian belakang lensa diantara 2F! dan F1 ialah sebuah ruang bayangan II.
  4. Ruang dibagian belakang lensa diatas 2F1 ialah sebuah ruang bayangan III.

Aturan pemakaian ruang benda dan juga ruang bayangan dapat dilihat berikut ini :

  1. Jumlah pada ruang benda maupun bayangan sama seperti 5 (lima).
  2. Jika dalam suatu nomor ruang bayangan lebih besar dibanding dengan ruang benda, maka bayangan dapat diperbesar.
  3. Jika dalam nomor ruang bayangan lebih kecil dibanding ruang benda, maka bayangan dapat diperkecil.
  4. Jika pada bayangan berada dibagian belakang lensa, maka sifatnya nyata maupun terbalik.
  5. Jika pada bayangan berada dibagian depan lensa, maka sifatnya maya maupun sama tegak.
Lihat Materi Lainnya :  Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Contoh Soal Lensa Cekung

Pada suatu benda dengan tinggi 10 cm berada dibagian depan lensa cekung dengan jarak sejauh 30 cm. Apabila jarak fokus lensa 20 cm, maka hitunglah  berikut ini:

  1. Jarak bayangan
  2. Perbesaran bayangan
  3. Tinggi bayangan
  4. Sifat-sifat bayangan

Jawaban:

Contoh Soal Lensa Cekung

4. Sifat – sifat bayangan sebagai berikut :

  • Maya ( s’ bertanda “-” )
  • Berada dibagian depan  lensa (s’ bertanda “-” )
  • Diperkecil ( M = 0,4 kali )

Manfaat dan Penggunaan Lensa Cekung

Penggunaan pada lensa ini sering kita temui pada orang-orang dengan menderita miopi atau rabuh jauh, menjadikan lensa cekung sebagai kacamata sehingga orang tersebut dapat melihat benda-benda dengan mata normal dan jelas. Kemudian, ketika teropong bumi menggunakan suatu lensa pembalik, teropongnya itu terlalu panjang. agar okuler teropong bumi menjadi pendek, maka menggunakan sebuah lensa pembalik ialah lensa cekung.

Demikian pembahasan materi tentang sifat, rumus, sinar istimewa, fungsi, dan contoh soal lensa cekung secara lengkap. Semoga materi diatas bisa bermanfaat untuk kita semua.
Lihat Materi Lainnya :
[Total: 0    Average: 0/5]